Teori Atom
Atom merupakan bagian terkecil dari suatu materi. Atom terdiri dari inti atom dan kulit atom. Dalam inti
atom terdapat partikel penyusun atom yaitu neutron yang tidak bermuatan listrik (netral) dan proton yang bermuatan listrik positif. Pada kulit atom terdapat elektron yang bergerak mengelilingi inti atom dan bermuatan listrik negatif. Atom satu dengan atom yang lain dibedakan berdasarkan jumlah proton.
Atom yang Bermuatan Listrik
Muatan listrik yang dimiliki suatu atom ditentukan oleh jumlah proton dan elektron pada atom itu. Pada keadaan tidak bermuatan listrik (netral), jumlah proton dan elektron pada atom itu adalah sama. Karena interaksi dengan benda lain, elektron yang terletak pada kulit terluar suatu atom dapat berpindah ke atom yang lain, sehingga jumlah proton dan elektron pada atom itu menjadi tidak sama.
Suatu atom yang melepaskan elektron ke atom lain, jumlah elektronnya lebih sedikit dibandingkan protonnya. Keadaan yang semacam ini disebut atom tersebut kekurangan elektron dan bermuatan listrik positif.
Suatu atom yang menerima elektron dari atom lain, jumlah elektronnya lebih banyak dibandingkan protonnya. Keadaan yang semacam ini disebut atom tersebut kelebihan elektron dan bermuatan listriknegatif.
Interaksi Dua Atom Bermuatan Listrik
Apabila dua buah atom yang bermuatan listrik didekatkan satu sama lain, akan terjadi interaksi sebagai berikut:
1. Jika dua atom itu bermuatan listrik sejenis, maka akan timbul gaya tolak-menolak di antara dua atom itu.
2. Jika dua atom itu bermuatan listrik berlawanan jenis, maka akan timbul gaya tarik-menarik di antara dua atom itu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar